10 Rekomendasi Obat Gigi Terbaik

10 Rekomendasi Obat Gigi Terbaik – Rasa tidak nyaman yang ditimbulkan akibat sakit gigi bisa diatasi dengan obat sakit gigi dimana obat sakit gigi terdiri dari obat yang dapat ditemukan di apotek dan obat antibiotik yang perlu memperoleh resep dari dokter.

Sakit gigi sendiri merupakan kondisi munculnya rasa nyeri di dalam atau di sekitar gigi dan rahang dimana tingkat keparahan nyeri tersebut bisa bervariasi mulai dari ringan hingga berat.

Sakit gigi juga bisa terasa secara terus menerus, bisa juga hilang timbul, sering sekali sakit gigi adalah gejala dari penyakit pada gigi atau gusi.

10 Rekomendasi Obat Gigi Terbaik

Nah, apa saja sih rekomendasi obat sakit gigi yang bisa kalian gunakan untuk meredakan nyeri pada gigi yang sakit? Sekarang kalian bisa simak ulasannya mengenai obat gigi terbaik, cek infonya dibawah ini.

Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida ini ialah antiseptik cair yang sering dijadikan obat kumur untuk membunuh bakteri serta kuman penyebab terjadinya masalah gigi dan gusi termasuk sariawan juga radang gusi.

Cukup larutkan hidrogen peroksida dengan air lalu kumur kumur selama 30 detik, setelahnya segera buang dan kumur lagi dengan air bersih, ingat cairan hidrogen peroksida harus dilarutkan dulu karena bentuk murninya bisa melukau mulut dan gusi.

Paracetamol

Paracetamol ini termasuk obat golongan NSAID dimana mengutip hasil dari sebuah jurnal obat ini bisa membantu meredakan sakit gigi terutama untuk rasa nyeri ketika cabut gigi dimana paracetamol bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin di otak sehingga mampu menghentikan rasa sakit dimana paracetamol juga dapat menurunkan demam dan meringankan sakit kepala yang sering muncul akibat sakit gigi.

Ibuprofen

Sama seperti paracetamol, ibuprofen juga tergolong NSAID yang bisa menjadi cara mengobati sakit gigi dan masalah penyerta lainnya, tapi hindari minum ibuprofen saat perut kosong karena akan melukai lambung.

Ibuprofen sebagai obat anti inflamasi nonstreoid dilaim dapat bekerja dengan baik untuk sakit gigi karena mampu mengurangi masalah peradangan dan hal ini umum terjadi ketika terjadi nyeri pada gigi.

Naproxen

Naproxen ini ialah obat pereda nyeri yang juga sering digunakan untuk mengobati sakit gigi dimana obat sakit gigi ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 220mg contoh merek obatnya ialah Xenifar.

Tapi kalian harus mewaspadai efek samping dari obat ini dimana efek sampingnya sering terjadi jika meminum obat ini ialah sakit perut, mulas ringan, diare, sembelit, perut kembung, sakit kepala, kulit gatal dan memerah serta penglihatan kabur.

Amoxicillin

Salah satu antibiotik yang paling sering diresepkan untuk mengobati sakita tau infeksi gigi ialah amoxcillin, amoxicillin ini termasuk dalam kelompok penisilin dimana obat ini bekerja membunuh bakteri penyebab infeksi dalam tubuh atau mencegah pertumbuhannya.

Sebelum minum obat ini beritahu dokter bila kalian punya alergi terhadap antibiotik jenis penisilin atau obat jenis lain.

Metronidazol

Metronidazol ini tergolong dalam kelas antibiotik nitromidazole yang diresepkan untuk golongan bakteri tertentu dimana obat ini terkadang diberikan dengan antibiotik golongan penisilin untuk mengatasi sakit gigi.

Antibiotik untuk sakit gigi ini akan bekerja optimal bila digunakan teratur sesuai anjuran dokter, oleh sebabi tu minum obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Bila merasa mual kalian bisa minum obat ini dengan makan atau segelas susu, jangan minum alkohol ketika mengkonsumsi metronidazol karena bisa menyebabkan masalah pada lambung.

Erythromycin

Erythromycin ini dapat diresepkan dokter bila kalian memiliki alergi terhadap antibiotik golongan penisilin, obat ini masuk ke dalam golongan antibiotik makrolida.

Sama seperti obat antibiotik untuk sakit gigi lainnya, entromisin ini bekerja melawan dan menghentikan pertumbuhan bakteri dalam mulut penyebab sakit gigi dimana obat ini sebaiknya diminum sebelum makan karena akan lebih mudah diserap ketika lambung dalam keadaan kosong.

Clyndamycin

Bila antibiotik golongan penisilin atau entromisin tidak ampuh untuk mengobati sakit gigi, dokter bisa meresepkan cindamycin dimana obat ini masuk golongan antibiotik lincomycin dimana obat ini sering digunakan untuk obat jerawat tapi dokter juga bisa meresepkannya untuk sakit gigi.

Obat ini tersedia dalam banyak bentuk seperti kapsul, sirup, gel dan lotion, minum obat ini dengan sendok takar yang tersedia dalam boks kemasan, bila dokter meresepkan bentuk sirup, hindari pakai sendok makan yang biasa untuk minum obat ini, hindari penggunaan obat ini jika mengalami efek samping yang serius.

Tetracycline

Obat antibiotik tetracycline ini juga bisa digunakan untuk mengobati sakit gigi karena penyakit gusi dimanao bat ini bekerja optimal bila diminum dalam keadaan perut kosong tentu meminum obat ini sampai habis sesuai masa konsumsi yang telah diresepkan dokter.

Menghentikan pengobatan tanpa izin dokter dapat membuat infeksi yang kalian alami semakin perah, bila melupakan satu dosis dan jarak waktu mengkonsumsi obat berikutnya masih lama, tapi minum obat ini sesegera mungkin, tapi bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya kalian bisa melewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal obat biasa.

Azithromycin

Jenis antibiotik untuk sakit gigi yang satu ini mempunyai cara kerja yang bisa melawan berbagai macam bakteri sekaligus menghentikan pertumbuhannya dimana Azithromycin ini mungkin efektif untuk mengobati beberapa infeksi gigi.

Namun, biasanya dokter akan memberikan resep obat jenis ini ketika kalian mempunyai alergi pada antibiotik jenis penisilin serta kiindamisin, dosis dari setiap azithromycin ini ialah 500mg setiap 24 jam dan harus dikonsumsi selama 3 hari berturut-turut.

Tak Semua Orang Butuh Antibiotik Ketika Sakit Gigi

Kalian tidak boleh asal minum antibiotik ketika mengatasi sakit gigi, dengan harapan cepat sembuh penggunaan antibotik bmalah justru membuat kondisi kalian semakin buruk.

Penting untuk kalian pahami tidak semua masalah gigi dan mulut membutuhkan pengobatan antibotik, umumnya antibiotik dibutuhkan ketika.

  1. Kalian menunjukan tanda tanda infeksi gusi atau gigi meliputi demam tinggi, pembengkakan, peradangan, hingga muncul abses di bagian gigi yang bermasalah
  2. Infeksi telah menyebar ke bagian tubuh lain
  3. Kalian memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, entah karena faktor usia atau punya riwayat medis tertentu seperti kanker, AIDS/HIV, diabetes dan lain lain.

Pastikanlah ketika memberi tahu dokter tentang riwayat medis yang kalian miliki salah satunya bila kalian punya riwayat alergi terhadap jenis antibiotik tertentu.

Perlu diketahui penggunaan antibiotik dengan sembarangan dapat meningkatkan resiko resistensi antibiotik jika sudah begini, penyakit yang kalian alami akan sulit untuk diobati, tapi kalian bisa mencoba 10 Rekomendasi Obat Gigi Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *